#dirumahaja

PERSONAL THOUGHTS

Hai kamu yang disana,

Masihkah merasa aman dan nyaman? Apa yang kamu rasakan saat ini?

Kalau aku, seingatku kemarin masih baik-baik saja. Tapi entah mengapa, hari ini ada seruak rasa yang aneh, yang tidak kukenali.

Aku menjadi mudah tersinggung. Mudah marah. Emosi seringnya tak terkendali padahal ketika ku pikir-pikir lagi, tidak ada satu hal pun yang seharusnya bisa mengusik.

Aku aman secara kondisi. Tinggal di rumah. Pangan cukup. Pun kalau pun rindu, ada keluarga dekat yang masih bisa dikunjungi.

Seharusnya keadaan ini mudah. Toh, setiap hari pun seringnya di rumah. Seharusnya tidak terlalu banyak bedanya.

Seharusnya.

Dua minggu yang lalu, anak ku yang lebih dulu uring-uringan. Kaget dengan perubahan kondisi yang tidak ia mengerti. Aku berusaha menjelaskan dan Alhamdulillah dia mengerti (atau pura-pura mengerti?). Entahlah. Tapi saat ini, dia sudah lebih stabil emosinya dibanding aku, ibunya.

Kalau ini adalah kondisi perang, semoga kontribusi ku yang mencoba untuk terus #dirumahaja ini bisa sedikit menurunkan laju penyebarannya. Ku harap grafiknya bisa terus menurun, bukan menaik seperti saat ini.

Dan ketika masa itu datang, semoga kita semua tetap baik-baik saja. Sehat secara raga dan pikiran.

Mari kembali menyibukkan diri!

Ps: Tulisan ini dibuat jam 11 malam, dimana besok harinya harus bangun sahur. Dan saya masih gak bisa tidur :”) Sebagai pengingat, bahwa pernah ada kondisi yang memaksa kita harus #dirumahaja. Belajar, kerja, dan berkegiatan dari rumah.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *