Cocowork Nissi, Coworking Space di Bintaro

CONSULTANT'S LIFE

Sebagai seorang work-at-home Mom, lagi masa-masa deadline begini memang tempat kerja tuh ngaruh ke mood banget yaa rasanya. Kerja di rumah gak konsen, tapi kalau mau keluar rumah juga bingung mau kerjanya dimana. Kalau ke coffee shop gitu, ngeluarin uangnya lebih banyak daripada kerjanya, dan mostly spacenya kecil untuk orang yang kesehariannya kerjanya banyak pakai kertas kayak saya. Buka kertas A3 aja di coffee shop, udah abis deh itu space mejanya.

Akhirnya saya perdana coba yang namanya Coworking Space. Kali ini di Bintaro, karena kebetulan saya sedang ada meeting di situ, dan suami juga ada kerjaan di Bintaro. Jadi karena meeting saja sudah selesai dan suami masih ada kerjaan, jadi saya tunggu suami sambil kerjain kerjaan saya di Coworking Space ini.

Namanya Cocowork Nissi. Ini yang keluar di Google ketika saya search dengan keyword “Coworking space di Bintaro”.

Untuk ratenya saya ambil dari webnya Cocowork Nissi sebagai berikut:

Flexi Desk Nissi IDR 1,000,000/Month
Dedicated Desk Nissi IDR 2,000,000/Month
Daily Pass Nissi IDR 50,000/Day
Team Desk Nissi IDR 2,000,000/Month
Private Office Nissi IDR 4,000,000/Month

Dia ada di gedung Data On, di pertigaan dari Bintaro Exchange ke arah Tegal Rotan. Gak sulit cari gedungnya. Gedungnya sendiri merupakan gedung baru dan super bersih. Cocowork Nissi ini terbagi menjadi 2 area yang dipisahkan oleh taman di tengah-tengahnya. Area depan biasanya untuk yang daily pass, alias yang cuma kunjungan satu hari saja seperti saya ini. Area dalam itu sudah ada private officenya. Mereka adalah yang menyewa kantor di coworking space ini. Tapi di area dalam ini pun masih ada 2 meja kosong yang bisa dipergunakan untuk para daily pass-er, hanya saja karena di area dalam itu sudah lumayan banyak orangnya, jadi saya lebih memilih area depan. Lebih nyaman dan tenang menurut saya.

Sejauh saya mencoba bekerja di Cocowork Nissi ini, pendapat saya adalah super nyaman dan cozy. Saya gak tahu sih dengan coworking space yang lain karena memang Cocowork Nissi ini pengalaman pertama saya, tapi saya cukup puas. Daily pass-nya juga masih affordable, dan wifi-nya super cepat. Ada coffee shop juga kalau mau minuman-minuman selain kopi sachet gratis dan air minum gratisnya. Meja kerjanya juga besar. Dan kalau lagi sepi, saya bisa pakai 2 meja untuk ngejejerin tuh kertas A3 berlembar-lembar 😀

Oiya, disini juga ada kulkas. Jadi kalau misalnya kamu akan mengunjungi tempat ini secara rutin, kamu bisa taro snack atau minuman kamu di kulkas ini. Jangan lupa diberi nama yaa.

Minusnya menurut saya adalah, karena si Cocowork Nissi ini dikelilingi oleh kaca dan plafonnya tinggi, jadi matahari pagi dan siang masuk ruangan. Kadang silau sekali apalagi ketika kita kerja pakai monitor komputer/laptop. Tapi dia ada railing blindfold-nya sih untuk menghalau sinar mataharinya. Cuma memang harus pilih-pilih tempat duduknya. Jangan duduk di dekat kaca yang ada signage Cocowork Nissi. Dua kali saya kesana, biasanya blindfold di 3 kaca itu gak boleh di roll ke bawah, karena signagenya gak akan kelihatan dari luar.

Saran untuk manajemennya Cocowork Nissi, mungkin bisa untuk pindahkan signagenya ke luar bangunan karena posisi sekarang adalah di dalam bangunan. Dan sinar matahari yang masuk itu memang bikin mata lebih cepat lelah sih 🙂

Ini plafon tinggi-nya. Kalau siang, sinar matahari yang masuk bikin silau

 

Private office dengan mural

 

Meja kerja

 

Area santai

 

Penampakan menjelang malam hari dari taman dalam

Tapi sejauh ini saya puas kerja di Cocowork Nissi 🙂 dan pasti akan kembali lagi disaat deadline yang super tight.

xoxo,

Amy

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *