Dear Kid #1 – History Repeats

Dear Kid

Dear kid, Raising little sister doesn’t mean that I am expert enough to raise a child. Yeah, i know that too. But if you’re 10 years older than your siblings and your Mom made you do all the baby sitter’s stuff since they’re little, I think you can consider it as a practice. Tough it’s …

Continue Reading

Pemberian tanpa pamrih. Adakah?

Dear Future Me MOTHERHOOD Personal Thoughts Spiritual Journey

Entah mengapa, saya berpikir bahwa kalimat harus memberi tapi tanpa mengharapkan balasan (pamrih) itu nonsense. Saya berpikir dan merasa bahwa setiap pemberian selalu pamrih, apapun bentuknya dan sekecil apapun itu. Gak mungkin setiap orang dengan baiknya memberikan sesuatu ke kita tanpa mengharapkan balasan. Oke, mungkin disini itu saya yang statusnya curigaan terus. Tapi coba yuk …

Continue Reading

seperti Bunda

MOTHERHOOD

Suatu pagi seorang gadis berkata pada Ibunya: “Bunda ku sayang.., engkau selalu terlihat cantik, aku ingin sepertimu, beritahulah aku resepnya…” Dengan tatapan dan senyum, sang bunda pun menjawab dengan perlahan: “Untuk Bibir yg Menarik, Ucapkanlah hanya perkataan2 yang baik… Untuk Pipi yang Lesung, Tebarkanlah Senyum Ikhlas mu di manapun engkau berada… Untuk Mata Indah Menawan, …

Continue Reading

Untuk Ayah, Calon Ayah, dan Bakal Calon Ayah =)

MOTHERHOOD

Ada satu cerita menarik yang mungkin dapat menjadi inspirasi. Enjoy! ================================================= Suatu ketika, ada seorang anak perempuan memandang ayahnya yang sedang duduk di beranda. Sang ayah tengah mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut. Badannya terbungkuk-bungkuk, sedangkan suara terbatuk-batuk. Si anak lalu bertanya pada ayahnya, “Ayah, mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari …

Continue Reading

Stop Using Autism on Our Jokes

Dear Future Me MOTHERHOOD

Itu judul email yang dikirimkan seorang teman kepada saya. Memang akhir-akhir ini saya termasuk orang-orang yang mudah sekali mengucapkan kata ‘autis’ tanpa berpikir panjang akan makna sebenarnya. Teguran berupa email dari seorang sahabat ini sukses menyadarkan dan membuat saya berjanji pada diri sendiri tidak akan menggunakan kata ini untuk bercanda tanpa menggunakan arti sebenarnya. Berikut …

Continue Reading